kode imei
Coba buka bagian belakang ponsel Anda. Lepaskan baterainya. Cermatilah, Anda akan menemukan label berisi sederet nomor dan barcode. Nomor apakah itu? Sebelum membahas lebih jauh, label yang terdapat di bagian belakang ponsel tersebut populer disebut Equipment Identity Register (disingkat EIR). EIR memuat beragam nomor identifikasi dan barcode. Salah satunya adalah nomor IMEI.
Label EIR yang beredar di dunia dibuat dalam 3 warna :
1. Putih yang berarti Valid GSM Mobile Stations.
2. Abu-abu, berarti GSM Mobile Stations yang sedang ditrack.
3. Hitam, berarti Barred Mobile Stations.
Apakah IMEI itu?
IMEI singkatan dari International Mobile Equipment Identity. Terdiri dari 15 kode digit. IMEI digunakan sebagai nomor identifikasi ponsel Anda. Di dalamnya terdapat informasi mengenai kode negara, kode assembling, kode manufaktur, dan serial number.
Selain dapat diidentifikasi di bagian belakang ponsel, nomor IMEI bisa diketahui dengan memencet kode *#06#. Jika nomor IMEI yang yang didapat berbeda dengan yang terdapat di EIR, bisa dipastikan ponsel Anda ‘asli tapi palsu’ atau telah mengaalami modifikasi IMEI. Hal ini termasuk illegal dan dapat dikenai tindak pidana. IMEI juga dapat menjadi panduan Anda, terutama jika membeli ponsel bekas pakai. Dengan IMEI, Anda bisa mengetahui ‘status’ ponsel Anda, dimana dibuat, serta tahun produksinya.
Format IMEI
Format IMEI yang baku adalah 15 digit nomor yang diterjemahkan dalam format huruf AA BBBB CC DDDDDD E dimana : baca selengkapnya