penderita maag
Bagi orang yang menderita sakit maag yang akan menjalankan ibadah puasa ramadhan tidak perlu khawatir penyakit maagnya kambuh sehingga harus batal puasanya. Menurut para ahli puasa yang baik justru bermanfaat dan bisa menyembuhkan sakit maag secara total. Sakit maag atau dispepsia pada dasarnya merupakan gangguan pencernaan yang menyebabkan rasa nyeri atau tidak nyaman pada daerah ulu hati. Dan maag atau dispepsia ini dibagi menjadi dua yakni dispepsia fungsional dan organik.
Pada dispepsia organik, terjadi kelainan endoskopi, misalnya tukak kerongkongan, tukak lambung atau usus dua belas jari. Sementara pada dispepsia fungsional, endoskopi masih normal. Masalah utama sebagian besar penderita dispepsia yang dijumpai saat ini adalah yang fungsional.
Faktor-faktor penyebab dispepsia golongan fungsional ini antara lain muncul karena penderita makan tidak teratur, kebiasaan makan camilan berlemak tinggi, minum kopi/ minuman bersoda, merokok, termasuk masalah psikologis (stres).
Pengaturan makanan yang baik pada saat berpuasa akan memperbaiki pola pencernaan itu. Jadi, dapat disimpulkan, dispepsia fungsional akan membaik atau bahkan sembuh total ketika berpuasa. “Semua penderita maag yang fungsional bisa berpuasa, tentu dengan tetap memperhatikan konsumsi makan dan minumnya,” jelas dr. Ari. Namun, ada “pantangan” makanan yang perlu diperhatikan penderita maag agar puasa justru membawa berkah positif dan bukan sebaliknya.
Berikut ini beberapa asupan makanan yang perlu dihindari para penderita sakit maag dalam menjalankan ibadah puasa
1. Makanan yang banyak mengandung gas, antara lain sawi, kol, nangka, pisang ambon, kedondong, minuman bersoda.
2. Makanan yang sulit dicerna, yang akan memperlambat pengosongan lambung antara lain kue tart dan keju.
3. Makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung berlebih antara lain kopi, minuman beralkohol, anggur putih, sari buah sitrus, susu full cream.
4. Makanan yang secara langsung merusak dinding lambung antara lain cuka, berbumbu pedas, makanan mengandung merica.
5. Makanan yang melemahkan klep kerongkongan antara lain alkohol, cokelat, gorengan.
6. Sumber karbohidrat seperti ketan, mie, bihun, ubi, singkong, talas, atau makanan olahan seperti dodol yang terbuat dari beras ketan.
baca juga

Iklan