“wah, gemuk, lucu banget.” pernyataan itu memang sering anda dengar. tetapi percayalah pernyataan itu sangat menyesatkan. mungkin anak gemuk memang lucu, tetapi sangat tidak sehat. karena itu, jangan pernah membiarkan anak anda kebanyakan makan hingga menjadi kegemukan.
untuk menghindari kegemukan, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan :
1. JUMLAH MAKANAN
jelas saja menjadi gemuk kalau jumlah makanan yang masuk terlalu banyak dibanding kebutuhan si anak. anak yang secara fisik sangat aktif, boleh jadi butuh banyak makanan. sebaiknya anak yang kurang aktif, lebih suka mengerjakan sesuatu di kursi seperti mewarnai atau menggambar, tidak membutuhkan asupan makanan yang berlebihan.
2. JENIS MAKANAN
nah, ini yang penting. makanan yang masuk memang tidak seberapa jumlahnya, tetapi jumlah kalorinya, dong. luar biasa. kue sarat krim, biarpun hanya sepotong sudah sama nilai kalorinya dengan seporsi makan siang. bahkan mungkin saja lebih. bayangkan kalau kue seperti ini sehari diberikan beberapa kali atau hampir setiap hari. tidak bisa tidak, akibatnya pasti tertimbun di tubuh.
3. AKTIVITAS
aktivitas penting agar asupan makanan bisa diubah jadi energi, bukan diubah jadi lemak di tubuh. biarkan mereka aktif bergerak. anak yang tak suka gerak, sebaiknya diajak untuk bermain lompat lompatan atau berlari, atau bahkan berenang. hati hati sehabis olahraga, anak cenderung banyak makan. sediakan buah agar yang mereka makan adalah buah.
4. GIZI SEIMBANG
anak yang sudah kegemukan, jangan dilarang makan. kurangi porsinya sedikit demi sedikit, tetapi jenis makanannya tetap harus masuk dalam gizi seimbang. maksudnya ada karbohidrat (nasi, kentang, atau jagung), protein (daging, ikan, ayam, atau telur), sayur mayur, dan buah buahan. perbanyak sayur dan buah. makanan berserat, membutuhkan waktu lama dalam pengolahannya sehingga anak tak cepat lapar.
baca juga