kehamilan
Menurut istilah kedokteran, abortus/keguguran adalah keluarnnya janin dari rahim dimana umur janin masih kurang dari 22 minggu. Untuk menghindari keguguran, hendaknya ibu hamil memperhatikan beberapa tanda umum terjadinya keguguran.
Beberapa gejala awal yang sering terjadi sebelum keguguran adalah tidak enak badan (terasa lemas dan tidak fit seperti hari sebelumnya). Beberapa ibu mungkin menganggapnya hampir sama dengan morning sicknes. Bedanya dengan gejala morning sickness adalah rasa ini disertai dengan perut yang tidak nyaman, kepala pusing bahkan sampai menyebabkan mimisan.
Jika ibu hamil mengalami beberapa gejala awal yang disebutkan diatas segeralah meredakannya dengan banyak minum air putih dan minuman yang menyegarkan agar mengurangi rasa mual. Perbanyak makanan yang bergizi agar kondisi tubuh ibu dan kondisi rahim menguat kembali. Lakukan istirahat total/bedrest sampai gejala awal keguguran ini mereda. Perbanyak relaksasi dengan cara berdoa ataupun pikirkanlah hal-hal yang menyenangkan seperti menggendong bayi anda kelak.
Berbeda dengan gejala awal keguguran, ibu hamil dapat pula mengalami beberapa gejala yang mengawali terjadi keguguran seperti hilangnya tanda-tanda kehamilan seperti payudara menegang, pusing menyerang dan tubuh terasa berat dan sangat capek. Ibu hamil mengalami nyeri di bagian tengah perut yang bertambah parah dan berlanjut dari hari ke hari. Sering terjadi kontraksi di umur kehamilan yang tidak semestinya disertai dengan rasa mulas pada perut dan terasa kaku/tegang sekali. Terjadi pendarahan cukup banyak seperti saat haid atau dalam 1 jam bisa menghabiskan lebih dari 2 pembalut. Bercak darah yang keluar selama 3 hari berturut-turut juga biasanya diserta dengan keguguran.
Keguguran dapat dipastikan telah terjadi bila anda mengeluarkan gumpalan darah yang biasanya berwarna merah muda atau keabu-abuan dari vagina. Jika masih memungkinkan untuk menyimpannya, bawalah gumpalan darah itu untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan memastikan apakah itu memang tanda keguguran atau masih gejala keguguran secara umum.
Bila dokter telah memastikan itu tanda keguguran, kemungkinan besar dokter akan memeriksa apakah janin telah keluar seluruhnya atau masih ada sebagian janin yang berada di rahim. Bila ini terjadi dokter biasanya melakukan tindakan pembersihan rahim yang dikenal dengan nama kuret.
Baca juga

About these ads